PEMANFATAAN LIMBAH INDUSTRI MINYAK KELAPA (BUNGKIL KOPRA) DALAM PAKAN PEMBESARAN IKAN BARONANG (Siganus guttatus) DI KERAMBA JARING APUNG

Kamaruddin Kamaruddin

Abstract


Usaha budidaya ikan secara intensif menuntut tersedianya pakan dalam jumlah yang cukup, berkualitas, tepat waktu, dan berkesinambung. Pemanfaatan bahan baku lokal yang berasal dari limbah industri seperti bungkil kopra dapat digunakan sebagai salah satu bahan penyusun pakan ikan baronang dengan pertimbangan murah, mudah diperoleh, tersedia setiap saat, dan mempunyai kandungan gizi baik. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengetahui apakah dengan penambahan bungkil kopra dalam pakan bisa memberikan respons pertumbuhan pada ikan baronang. Kegiatan ini dilakukan di keramba jaring apung (KJA) menggunakan waring hitam ukuran 1 m x 1 m x 2 m, dengan kepadatan 37 ekor. Benih yang digunakan berasal dari alam dengan bobot rata-rata 84,10 g/ekor. Penambahan bungkil kopra ke dalam pakan pembesaran ikan baronang sebanyak 43%, dapat memberikan laju pertambahan bobot 76,4 g dan sintasan 75,7% selama 90 hari pemeliharaan.


Keywords


bungkil kopra; usaha budidaya

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.15578/ma.8.1.2013.45-48


Creative Commons License
Media Akuakultur is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats
p-ISSN 1907-6762
e-ISSN 2502-9460

Find in a library with WorldCatCrossref logoSHERPA/RoMEO Logogoogle scholarDirectory of Open Access Journals