HISTOPATOLOGI INSANG IKAN PATIN SIAM (Pangasius hypophthalmus) YANG TERINFESTASI TREMATODA MONOGENEA

Ida Ayu N. S. Utami, Amy A.A. Ciptojoyo, Ngurah Nyoman Wiadnyana

Abstract


Ikan patin siam (Pangasius hypophthalmus) yang terinfestasi parasit trematoda monogenea tidak mudah dikenali gejala klinisnya secara spesifik, mengingat parasit ini menyerang organ insang. Infeksi parasit ini dapat menyebabkan kematian ikan sehingga sangat merugikan budidaya ikan patin siam. Tujuan penelitian adalah memberikan informasi secara histopatologi tentang perubahan jaringan insang ikan patin siam yang terinfestasi parasit trematoda monogenea. Penelitian ini diawali dengan pemeriksaan natif insang patin siam yang terinfestasi parasit trematoda monogenea dan dilanjutkan dengan pemeriksaan histopatologi. Pengambilan sampel ikan patin siam dilakukan sebanyak dua kali pada Mei dan Oktober 2015 di beberapa kolam budidaya. Pengamatan sampel dilakukan secara mikroskopik di Laboratorium Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, Palembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 150 sampel yang diamati terdapat 35 sampel atau kasus insang ikan yang terinfestasi parasit trematoda monogenea yaitu: masing-masing sebanyak 10 sampel diperoleh pada Mei dan 25 sampel pada Oktober. Pemeriksaan patologi terhadap organ insang yang terinfestasi trematoda monogenea menunjukkan bahwa lamella insang mengalami pembengkakan dan berwarna merah pucat. Parasit trematoda monogenea pada insang atau yang lebih dikenal dengan cacing insang memiliki panjang tubuh berkisar antara 0,7-0,9 mm dengan lebar 0,05-0,10 mm. Pengamatan histopatologi menunjukkan bahwa jaringan insang yang terinfestasi parasit trematoda monogenea ditandai adanya perubahan yang konsisten, yaitu hiperplasia tulang rawan hyalin, proliferasi sel mukus, hiperplasia lamella sekunder, dan fusi lamella sekunder. Perubahan ini dapat mengakibatkan kematian pada ikan akibat kekurangan oksigen dan perubahan osmoregulasi ion dalam tubuh ikan.

The gills of striped catfish (Pangasius hypophthalmus) infested with parasitic trematodes monogenea are not easy to observe specifically clinical symptoms, the parasite is very harmful to the striped catfish farming. The objective of the study was to provide histopathologic information about changes in gill tissue of infected pangasius fish infested with monogeneous trematoda parasites. This study begun with an examination of native gill of striped catfish and fish infested with parasitic trematodes monogenea and continued with histopathologic examination. Striped catfish samplings were performed twice in May and October 2015 in some aquaculture ponds. Sampel analysis was done microscopically in Laboratorium of Fish Quarantine, Quality Control and Fisheries Product Safety Palembang. The results showed that among of 150 samples there were 35 samples of fish infested with parasitic trematodes monogenea, which of 10 and 25 samples were collected in May and October, respectively. The results on clinical symptoms of infected gills trematodes monogenea showed that gills swelled in lamella gills and pale red. The parasitic trematodes monogenea found in the gills which are well known as the gill worm had a body length ranging from 0.7 to 0.9 mm with a width of 0.05 to 0.10 mm. On examination of the gills infested with parasitic trematodes monogenea the histopathological changes were consistent, namely hyalin cartilage hyperplasia, mucous cell proliferation, hyperplasia secondary lamella, and the fusion of the secondary lamella. These changes could be affected on fish mortality due to lack of oxygen and ion osmoregulation changes in the body of the fish.



Keywords


histopatologi; insang; ikan patin siam (Pangasius hypophthalmus); trematoda monogenea; Hispatology; gills; striped catfish (Pangasius hypophthalmus); trematodes monogenea

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.15578/ma.12.1.2017.35-43


Creative Commons License
Media Akuakultur is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats
E-ISSN 2502-9460