PERFORMA PERTUMBUHAN DUA GENERASI IKAN UCENG (Nemacheilus fasciatus Val. 1846) DALAM PEMELIHARAAN DI AKUARIUM

Wahyulia Cahyanti, Fera Permata Putri, Vitas Atmadi Prakoso

Abstract


Ikan uceng (Nemacheilus fasciatus Val. 1846) merupakan salah satu spesies ikan air tawar dengan nilai ekonomi cukup tinggi yang ketersediaannya masih mengandalkan penangkapan di alam, sehingga diperlukan upaya domestikasi untuk menjaga kelestariannya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengamati dan mengevaluasi performa pertumbuhan dua generasi (G0 dan G1) ikan uceng. Penelitian ini menggunakan ikan uceng G0 yang diperoleh melalui hasil tangkapan alam dari Sungai Progo, Temanggung, Jawa Tengah dan ikan uceng G1 diperoleh dari hasil pemijahan semi-buatan induk ikan uceng dari lokasi yang sama. Ikan yang digunakan berukuran panjang total 5,57 ± 0,528 cm dan bobot 1,06 ± 0,270 g. Uji performa pertumbuhan ikan uceng dilakukan pada akuarium (40 cm × 30 cm × 30 cm) dengan dua ulangan, dengan kepadatan 20 ekor per akuarium. Pengamatan pertumbuhan dilakukan setiap 30 hari sekali selama 330 hari masa pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan panjang dan bobot kedua generasi tidak menunjukkan perbedaan yang nyata (p>0,05). Selisih laju pertumbuhan bobot harian sebesar 0,02% dengan pertumbuhan biomassa G1 3,69% lebih besar daripada G0, namun nilai tersebut tidak berbeda nyata (p>0,05). Sintasan kedua generasi juga tidak menunjukkan perbedaan yang nyata (p>0,05). Selisih nilai koefisien variasi antara generasi G1 dan G0 cukup besar untuk memperlihatkan perbedaan 24,91% dengan nilai faktor kondisi G0 sebesar 0,99 ± 0,13 dan G1 sebesar 1,00 ± 0,18. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang nyata pada performa pertumbuhan antara ikan uceng G0 dan G1. Hasil tersebut menunjukkan bahwa proses domestikasi ikan uceng dari G0 ke G1 pada penelitian ini belum menghasilkan perubahan yang signifikan dari aspek keragaan pertumbuhan dari generasi awal (ikan liar/hasil tangkapan alam) ke generasi berikutnya dalam proses domestikasi.

Barred loach (Nemacheilus fasciatus Val. 1846) is a species of freshwater fish locally known as uceng fish and highly valued in Indonesia’s local markets. The demand of this fish species still relies on wild stock population. As such, a domestication effort prior to the development of its aquaculture technology has to be started in order to maintain the long term fish sustainability. This research was conducted with the aim to evaluate the growth performance of two generations (G0 and G1) of uceng fish. This study used G0 uceng fish caught from the Progo River, Temanggung, Central Java and the G1 were obtained from a semi-artificial spawning of uceng fish broodstock from the same location. The fish used had a total length of 5.57 ± 0.528 cm and a weight of 1.06 ± 0.270 g. The performance test of the fish’s growth was carried out in an aquarium (40 m × 30 cm × 30 cm) with two replications, with a density of 20 fish per aquarium. Growth observation was carried out once every 30 days during 330 days of maintenance. The results showed that the growth length and weight of the two generations did not show any significant difference (p>0.05). The difference in the daily weight growth rate was 0.02% with G1 biomass growth of 3.69% greater than G0 but no significant different (p>0.05) observed on the two parameters. The survival rate of the two generations also showed no significant difference (p>0.05). The difference in the coefficient of variation between G1 and G0 generations was 24.91% with the condition factor on G0 of 0.99 ± 0.13 and G1 of 1.00 ± 0.18. This study concluded that there were no significant differences in growth performance between G0 and G1 of barred loach. These results indicated that the domestication process of barred loach from G0 to G1 in this study do not produced any significant changes on growth performance from the initial generation (wild/natural catches) to the next generation in the domestication process.

 


Keywords


Domestikasi; ikan uceng; Nemacheilus fasciatus; pertumbuhan; Domestication; growth; Nemacheilus fasciatus

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.15578/ma.15.1.2020.9-14


Creative Commons License
Media Akuakultur is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats
p-ISSN 1907-6762
e-ISSN 2502-9460

Find in a library with WorldCatCrossref logoSHERPA/RoMEO Logogoogle scholar