Pemetaan Wilayah Tangkapan TCT (Tuna, Cakalang, Tongkol) Berdasarkan Suhu Permukaan Laut dan Klorofil-a di Perairan Sulawesi Barat

Ainun Salshadilla, Heri Triyono, Siti Mira Rahayu, I Nyoman Suyasa, Meuthia Aula Jabbar, Ita Junita Puspa Dewi, Ratna Suharti, Dadan Zulkifli, Priyanto Rahardjo

Abstract


Perikanan tangkap memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi, dan penyediaan lapangan kerja di Indonesia. Salah satu komoditas unggulan yang bernilai ekonomi tinggi adalah ikan pelagis besar tuna, cakalang, dan tongkol (TCT). Penelitian ini bertujuan menganalisis zona potensi penangkapan ikan (ZPPI) TCT berdasarkan suhu permukaan laut (SPL) dan klorofil-a di perairan Sulawesi Barat menggunakan citra Aqua MODIS. Pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara nelayan dan pencatatan hasil tangkapan, serta data sekunder berupa citra satelit Aqua MODIS level-3 resolusi 4 km untuk parameter suhu permukaan laut (SPL) dan klorofil-a dari Desember 2023 hingga April 2025. Analisis spasial dilakukan berdasarkan musim menggunakan perangkat lunak SeaDAS, Microsoft Excel, dan ArcGIS untuk menentukan ZPPI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah dengan suhu permukaan laut 29°C–30°C dan konsentrasi klorofil-a lebih dari 0,25 mg/m³ merupakan daerah paling produktif untuk penangkapan ikan TCT. Ikan cakalang merupakan spesies TCT dengan hasil tangkapan tertinggi, terutama pada musim Timur tahun 2024. Wilayah perairan dengan potensi penangkapan ikan tertinggi mencakup area sekitar Kabupaten Mamuju, Majene, dan Makassar, khususnya pada musim Timur dan Peralihan I, di mana zona sangat subur dan subur mendominasi peta ZPPI. Analisis hubungan antara luasan ZPPI dan hasil tangkapan menunjukkan bahwa semakin luas dan subur wilayah tangkap, semakin besar hasil tangkapan yang diperoleh.


Keywords


klorofil-a; suhu permukaan laut (SPL); tuna cakalang tongkol (TCT); zona potensi penangkapan ikan (ZPPI)

Full Text:

PDF

References


Adhi, M. Z. S., Yusuf, M., & Handoyo, G. (2023). Pengaruh klorofil-a dan suhu permukaan laut terhadap hasil tangkapan ikan tongkol (Euthynus affinis) di Kabupaten Trenggalek. Indonesian Journal of Oceanography, 5(3), 189–198.

Bafagih, A., Hamzah, S., & Tangke, U. (2017). Hubungan antara suhu permukaan laut dan hasil tangkapan ikan julung di Perairan Pulau Ternate Provinsi Maluku Utara. Prosiding Seminar Nasional KSP2K II, 1(2), 23–28.

Clinton, R., Gede Astawa Karang, I. W., & Widiastuti, W. (2022). Hubungan klorofil-a dan suhu permukaan laut (SPL) terhadap hasil tangkapan ikan lemuru Sardinella lemuru di Selat Bali menggunakan Citra Aqua MODIS tahun 2009-2018. Journal of Marine Research and Technology, 5(1), 48. https://doi.org/10.24843/jmrt.2022.v05.i01.p08

Damanik, E. (2025). Analisis kejadian upwelling dan daerah potensial penangkapan ikan tongkol (Thunnus sp.) di perairan Sumatera Barat. [Skripsi]. Universitas Jambi.

Mursyidin, R. M. (2020). Pemetaan zona potensi penangkapan ikan Perairan Pidie

menggunakan Citra Satelit Aqua Modis. CIRCUIT: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro, 5(1), 43-50.

Demena, Y. E., Miswar, E., & Musman, M. (2017). Penentuan daerah potensial penangkapan ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) menggunakan citra satelit di Perairan Jayapura Selatan Kota Jayapura. JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah, 29(1).

Habibi, A., Setiawan, R. Y., & Zuhdy, A. Y. (2010). Wind-driven coastal upwelling along South of Sulawesi Island. ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences, 15(2), 113–118.

Hamuna, B., P. Paulangan, Y., & Dimara, L. (2015). Kajian suhu permukaan laut mengunakan data satelit Aqua-MODIS di perairan Jayapura, Papua. Depik, 4(3), 160–167. https://doi.org/10.13170/depik.4.3.3055

Handoko, E., Syariz, M., & Wicaksono, K. (2020). J SIG (Jurnal Sains Informasi Geografi).

Kunarso, K., Graharto, S. R., & Wulandari, S. Y. (2022). Identifikasi variabilitas suhu permukaan laut dan klorofil- a serta intensitas upwelling di Selat Makassar. Buletin Oseanografi Marina, 11(2), 206–214. https://doi.org/10.14710/buloma.v11i2.42170

Larasati, R. F., Khikmawati, L. T., & Mahardi, I. K. H. (2024). Perkiraan daerah penangkapan ikan di perairan Laut Jawa dan Selat Makassar. BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap, 16(2), 100–113.

Ningrum, D., Zainuri, M., & Widiaratih, R. (2022). Variabilitas Bulanan klorofil-a dan suhu permukaan laut pada perairan Teluk Rembang dengan menggunakan Citra Sentinel-3. Indonesian Journal of Oceanography, 4(2), 88–96.

Pamungkas, P. A., Kusdinar, A., & Halim, S. (2020). Hubungan SPL dan salinitas terhadap hasil tangkapan cakalang pada KM. Samudra Jaya di Laut Maluku. Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan, 14(1), 13–26. https://doi.org/10.33378/jppik.v14i1.199

Prasetyo, B. A., Hartoko, A., & Hutabarat, S. (2014). Sebaran spasial cumi-cumi (Loligo spp.) dengan variabel suhu permukaan laut dan klorofil-a data Satelit Modis Aqua di Selat Karimata hingga Laut Jawa. Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES), 3(1), 51–60. https://doi.org/10.14710/marj.v3i1.4286

Putra, D. P., Amin, T., & Asri, D. P. (2017). Analisis pengaruh IOD dan ENSO terhadap distribusi klorofil-a pada periode upwelling di Perairan Sumbawa Selatan. Jurnal Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, 4(2), 7–15.

Rahman, M. A., Syamsudin, M. L., Agung, M. U. K., & Sunarto, S. (2019). Pengaruh musim terhadap kondisi oseanografi dalam penentuan daerah penangkapan ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) di perairan selatan jawa barat. Jurnal Perikanan dan Kelautan Unpad, 10(1), 485019.

Rasyid, A. (2016). Distribution of chlorophyll-a in the season of east in Spermonde Aquatic South Sulawesi. Fish Scientise, 1(2), 105–116.

Rodhiyanti, A., Boesono, H., & Setyawan, H. A. (2020). analisis daerah potensi penangkapan ikan tongkol berdasarkan persebaran klorofil-a dan suhu permukaan air laut di Perairan Indramayu. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology, 9(2), 1–6.

Safruddin, Zainuddin, M., & Rani, C. (2014). Prediksi daerah potensial penangkapan ikan pelagis besar di Perairan Kabupaten Mamuju. Jurnal IPTEKS PSP, 1(2), 185–195.

Sihombing, R. F., Aryawaty, R., & Hartoni, H. (2013). Kandungan klorofil-a fitoplankton di sekitar Perairan Desa Sungsang Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Maspari Journal, 5(1), 34–39.

Wangi, D. A. P, Sunardi, & Rahman, M. A. (2019). Pendugaan daerah potensi penangkapan ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) berdasarkan parameter oseanografi di perairan Selat Makassar. Journal of Fisheries and Marine Research, 3(1), 86–92.

Zahara, C. I., Elizal, E., & Mubarak, M. (2022). Pengaruh suhu permukaan laut terhadap hasil tangkapan ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) di Perairan Barat Sumatera Barat. Jurnal Zona, 6(2), 117–124.

Zulfa, I. N., Wirasatriya, A., & Ismanto, A. (2024). Kajian spasial dan temporal klorofil-a di Selat Makassar: variasi musiman dan antar tahunan. Buletin Oseanografi Marina, 13(3), 1–16.

Zulkhasyni. (2015). Effect of sea surface temperature on skipjack tuna catch in Bengkulu City Water. Jurnal Agroqua, 13(2), 68–73.




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/psnp.19991

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

ISSN: 2964-8408

No URL