Pengembangan Produk Olahan Sosis Berbasis Ikan Payus (Elops hawaiensis) dalam Menekan Angka Stunting dan Mendukung Prekonomian Desa Domas

Muhhamad Adam, Yulda Yulda, Nada Nur Fadhilah

Abstract


Desa Domas di Kabupaten Serang, Banten, merupakan wilayah pesisir dengan potensi perikanan yang cukup besar, terutama komoditas ikan payus (Elops hawaiensis). Namun, pemanfaatan komoditas ini masih belum optimal karena nilai jualnya rendah dan sebagian besar hanya digunakan sebagai pakan ternak. Melalui pendekatan penyuluhan perikanan, program ini dilaksanakan untuk meningkatkan nilai tambah ikan payus sekaligus memberdayakan masyarakat, khususnya kelompok ibu-ibu nelayan. Kegiatan penyuluhan dilakukan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang mencakup tahapan identifikasi masalah, sosialisasi, demonstrasi cara, pelatihan intensif, pendampingan produksi, uji organoleptik, dan evaluasi perubahan pengetahuan serta keterampilan masyarakat. Materi penyuluhan berfokus pada teknik penanganan bahan baku ikan yang baik (good handling practices), proses penggilingan dan formulasi bumbu, teknik pembuatan sosis, sanitasi dan keamanan pangan, hingga strategi pengemasan produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas masyarakat yang signifikan, terlihat dari nilai pre-test dan post-test peserta yang mengalami peningkatan pada aspek pengetahuan dan keterampilan pengolahan ikan. Produk sosis ikan “Fish Pullz” yang dihasilkan memperoleh tingkat akseptabilitas tinggi, dengan skor organoleptik rata-rata di atas 4,5 dari skala 5 untuk atribut rasa, aroma, dan tekstur. Dari sisi ekonomi, diversifikasi ikan payus menjadi sosis terbukti meningkatkan nilai tambah secara nyata dibandingkan dengan penjualan ikan segar. Program penyuluhan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyuluhan perikanan mampu mendorong perubahan perilaku, meningkatkan kemampuan usaha, serta memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir dan pemanfaatan sumber daya perikanan lokal yang kurang dimanfaatkan.

Keywords


Penyuluhan Perikanan; Ikan Payus; Sosis Ikan; Nilai Tambah; Desa Domas; Inovasi Produk

Full Text:

PDF

References


Fadli, M., Setiawan, B., & Hasanah, S. (2023). Diversifikasi produk perikanan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir. Jurnal Pembangunan Perdesaan, 5(2), 112–124.

Handayani, N., Pratiwi, R., & Lestari, D. (2021). Diversifikasi produk olahan ikan untuk meningkatkan nilai tambah dan pendapatan masyarakat pesisir. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 33–42.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Cegah stunting pada anak dengan protein hewani. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (KEMDIKTI). (2023). Panduan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa). Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Mustahal, M., Suryaningrum, D., & Rahmawati, A. (2016). Kandungan gizi ikan payus (Elops hawaiensis) dan pemanfaatannya sebagai sumber protein hewani. Jurnal Teknologi Hasil Perikanan, 9(2), 45–53.

Nurhidayati, D., Pranata, Y., & Susanto, H. (2021). Edukasi diversifikasi olahan ikan dalam peningkatan konsumsi protein hewani keluarga nelayan. Jurnal Gizi dan Pangan Sehat, 9(2), 88–97.

Putri, D. A., & Handayani, E. (2021). Hubungan konsumsi protein hewani dengan kejadian stunting pada balita. Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia, 13(1), 25–32.

Rahman, A., & Lestari, M. (2022). Inovasi produk perikanan dalam mendukung ketahanan pangan dan gizi masyarakat pesisir. Jurnal Ketahanan Pangan dan Gizi, 10(3), 145–157.

Sari, N., Hidayat, R., & Lestari, Y. (2023). Potensi limbah kulit ikan payus sebagai sumber protein alternatif dalam diversifikasi produk olahan perikanan. Jurnal Inovasi Teknologi Perikanan dan Kelautan, 4(1), 77–86.

UNICEF. (2021). Reducing Stunting in Children: Strategies and Interventions. New York: UNICEF.

Wigati, D., Kulsum, U., & Bethary, F. (2018). Pengembangan ekonomi masyarakat pesisir berbasis kearifan lokal di kawasan pesisir utara Banten. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(2), 122–133.

Wulandari, T., & Santoso, H. (2020). Peningkatan nilai tambah produk perikanan melalui diversifikasi olahan. Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan, 12(2), 87–96.

Widodo, S., & Pranowo, R. (2021). Strategi peningkatan konsumsi ikan dalam rangka pencegahan stunting di Indonesia. Jurnal Ketahanan Nasional, 27(1), 99–113.

Yuliana, S., & Nugroho, D. (2020). Peran mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat desa melalui program pengabdian berbasis kewirausahaan sosial. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(1), 55–66.

Yusuf, H., & Rahmat, A. (2019). Diversifikasi produk perikanan sebagai upaya peningkatan gizi masyarakat. Jurnal Teknologi dan Industri Hasil Perikanan, 14(2), 133–142.

Zahra, M., & Santika, E. (2021). Model pengembangan usaha mikro berbasis produk perikanan di daerah pesisir. Jurnal Ekonomi Pesisir dan Perikanan, 8(2), 101–115.

Zulfikar, I., & Hamzah, F. (2022). Kontribusi program PPK Ormawa dalam penguatan kapasitas mahasiswa dan pembangunan desa berkelanjutan. Jurnal Pemberdayaan Pemuda dan Masyarakat, 5(3), 187–196.




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/psnp.20014

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

ISSN: 2964-8408

No URL