Penggunaan Fast Pyrolisis Sebagai Upaya Transformasi Limbah Jaring Menjadi Sumber Energi Bagi Nelayan Di Indonesia

Herliand Putra Octaviansya Tandayu, Rifqi Muhammad Yofatama

Abstract


Problematika limbah bekas jaring nelayan di pesisir Indonesia berdampak ganda: mencemari ekosistem laut dan menekan kesejahteraan masyarakat pesisir. Jaring berbahan polietilena dan polipropilena yang sulit terurai menyumbang mikroplastik, menurunkan kualitas perairan, merusak habitat ikan, dan mengancam keberlanjutan perikanan tangkap. Di banyak kawasan pesisir, termasuk Pangandaran, pengelolaan sampah plastik dan alat tangkap belum memadai sehingga limbah jaring kerap berakhir sebagai ghost gear di laut atau dibakar terbuka. Penelitian ini menganalisis potensi pemanfaatan teknologi Fast pyrolysis untuk mengonversi limbah jaring menjadi sumber energi alternatif bagi nelayan kecil yang rentan terhadap fluktuasi harga bahan bakar fosil. Metode yang digunakan adalah studi literatur terarah dan analisis kualitatif deskriptif–estimatif dengan studi kasus Pangandaran, Jawa Barat. Data sekunder tentang timbulan ghost gear, karakter teknis fast pyrolysis, dan kebijakan sampah laut disintesis menjadi skenario potensi energi. Hasil sintesis menunjukkan timbulan ghost gear sekitar 7,74 ton per tahun berpotensi dikonversi melalui Fast pyrolysis dengan rendemen minyak 45–80 persen dan nilai kalor bio-oil 35–40 MJ/kg, mendekati bahan bakar minyak ringan. Dengan asumsi rendemen 80 persen dan densitas 0,81 kg/L, diperoleh potensi sekitar 6,2 ton atau kurang lebih 7.645 liter bio-oil per tahun. Jika dimanfaatkan sebagai substitusi sebagian kebutuhan solar, bio-oil ini berpotensi menurunkan biaya bahan bakar nelayan sekitar seperlima sekaligus mendukung ekonomi sirkular serta pengurangan sampah plastik laut di kawasan pesisir Indonesia.

Keywords


Bio-oil, Ekonomi sirkular, Energi alternatif, Fast pyrolysis, Limbah jaring

Full Text:

PDF

References


Adlina, A., Wijayanti, P., Ratnasari, D., & Kodiran, T. (2023). Kerugian Ekonomi Ghost Gear Perikanan Kecil Di Laut Jawa (Studi Kasus: Tegal, Jawa Tengah). Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 18(2), 141.

Czernik, S., Elam, C. C., Evans, R. J., Meglen, R. R., Moens, L., & Tatsumoto, K. (1998). Catalytic pyrolysis of nylon-6 to recover caprolactam. In Journal of Analytical and Applied Pyrolysis (Vol. 46).

Eimontas, J., Striūgas, N., Zakarauskas, K., & Kiminaitė, I. (2023). Catalytical thermal conversion of waste fishing nets for a higher added value energy products generation and caprolactam recovery. Fuel, 334. https://doi.org/10.1016/j.fuel.2022.126735

Fardah Assegaf. (2022, November 3). Indonesia commits to 70-percent reduction in marine debris by 2025. ANTARA 2022.

Faussone, G. C., Kržan, A., & Grilc, M. (2021). Conversion of marine litter from venice lagoon into marine fuels via thermochemical route: The overview of products, their yield, quality and environmental impact. Sustainability (Switzerland), 13(16).

GEAR MARKING IN INDONESIAN SMALL-SCALE FISHERIES: A Pilot Project Case

Study. (n.d.).

Kementerian Perikanan dan Kelautan. (n.d.). Jumlah Nelayan Perikanan Tangkap di Laut Menurut Provinsi.

Kim, S. S., Jeon, J. K., Park, Y. K., & Kim, S. (2005a). Thermal pyrolysis of fresh and waste fishing nets. Waste Management, 25(8), 811–817.

Kim, S. S., Jeon, J. K., Park, Y. K., & Kim, S. (2005b). Thermal pyrolysis of fresh and waste fishing nets. Waste Management, 25(8), 811–817.

Lestari, P., & Trihadiningrum, Y. (2019). The impact of improper solid waste management to plastic pollution in Indonesian coast and marine environment. In Marine Pollution Bulletin (Vol. 149). Elsevier Ltd.

Nugroho, A., Fatwa, M. A., Hurip, P. D., Murtado, H., & Kurniasari, L. (2024). Pyrolysis of plastic fishing gear waste for liquid fuel production: Characterization and engine performance analysis. BIS Energy and Engineering, 1, V124040.

Pannase, A. M., Singh, R. K., Ruj, B., & Gupta, P. (2020). Decomposition of polyamide via slow pyrolysis: Effect of heating rate and operating temperature on product yield and composition. Journal of Analytical and Applied Pyrolysis, 151.

Riyanto, M., Wahju, R. I., & Komarudin, G. S. (2022). Rate and causes of lost gillnets in the Pangandaran Waters of Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1033(1).Sagita, A., Sianggaputra, M. D., & Pratama, C. D. (2022). Analisis Dampak Sampah Plastik di Laut terhadap Aktivitas Nelayan Skala Kecil di Jakarta. Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 8(1), 1.




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/psnp.20044

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

ISSN: 2964-8408

No URL