Pengembangan Atraktor Bambu-Beton Berongga (B3) Untuk Peningkatan Stok Ikan Berkelanjutan Berbasis Partisipasi Masyarakat Di Kabupaten Tegal

Suharyanto Suharyanto, Fajar Hermawan, Ani Leilani, Eli Nurlaela, Franky Andrian D

Abstract


Degradasi ekosistem pesisir telah menyebabkan penurunan stok dan keanekaragaman ikan sehingga diperlukan upaya rehabilitasi habitat yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas atraktor bambu–beton berongga (B3) sebagai alat bantu penangkapan ikan yang ramah lingkungan berbasis partisipasi masyarakat di perairan Warureja, Kabupaten Tegal. Metode penelitian meliputi perancangan dan pemasangan prototipe atraktor, pemantauan kolonisasi ikan selama dua minggu, analisis keanekaragaman menggunakan indeks Shannon–Wiener, serta analisis persepsi nelayan melalui wawancara terstruktur dengan metode skoring skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atraktor B3 mampu menarik 233 individu dari 12 spesies ikan dengan nilai indeks keanekaragaman sebesar 1,84 yang tergolong kategori sedang. Kelimpahan relatif tertinggi didominasi ikan gulamah (Sciaenidae) sebesar 45,93%, sedangkan terendah ikan kerapu (Epinephelidae) sebesar 0,43%. Persepsi nelayan menunjukkan persetujuan yang tinggi terhadap pengembangan atraktor B3 sebagai upaya peningkatan stok ikan berkelanjutan dan peluang pengembangan ekonomi pesisir. Penelitian ini menegaskan bahwa atraktor bambu–beton berongga berpotensi mendukung rehabilitasi ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan secara berkelanjutan.


Keywords


atraktor buatan; ekosistem pesisir; perikanan berkelanjutan; stok ikan

Full Text:

PDF

References


Amrullah MY, Putrananda H. 2018. Kelimpahan Ikan Karang Pada Terumbu Karang Buatan Di Lokasi Yang Berbeda Perairan Kota Padang. UNES Journal of Scientech Research, 3(1): 1–8.

Ayob MAA, Ali M, Nadia H, Arshad AHHA. 2003. Development of Artificial Reefs in Southeast Asia: Malaysia in focus. Fish for the People, 21(1): 16–26. http://hdl.handle.net/20.500.12066/7354.

Dollu EA, Plaimo PE, Wabang IL, Kurang RY. 2023. Efektivitas pemanfaatan rumpon pada operasi penangkapan ikan di Perairan Kabola Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan Tangkap, 8(1): 19–24.

Fabi G, Spagnolo A, Bellan-Santini D, Charbonnel E, Ali B, Garc JJG, Jensen AC, Kallianiotis A, dos Santos MN. 2011. Overview on artificial reefs in Europe. Brazilian Journal of Oceanography, 59(1): 155–166. https://doi.org/10.1590/s1679-87592011000500017.

Handayani M, Sukandar S. 2022. Komposisi Jenis Ikan di Fish Apartment Perairan Situbondo. Journal of Marine Research, 11(4): 567–576. https://doi.org/10.14710/jmr.v11i3.34195.

Hermawan F, Suharyanto, Baskoro MS. 2020. Bioeconomic model of largehead hairtail fisheries (Trichiurus lepturus) in Cilacap Waters, Central Java, Indonesia: as an approach to fisheries management. AACL Bioflux, 13(2): 684–693.

Isdianto A, Luthfi OM. 2019. Persepsi dan Pola Adaptasi Masyarakat Teluk Popoh Terhadap Perubahan Iklim. Jurnal Ilmu Kelautan SPERMONDE, 5(2): 123-130. https://doi.org/10.20956/jiks.v5i2.8935.

Isroni W, Pramudia Z, Bahri AS, Risqiana MA, Maulida N, Irawandani TD. 2023. Comparative study of the application fish apartments in Situbondo and Probolinggo, East Java, Indonesia. Biodiversitas, 24(7): 4034–4045. https://doi.org/10.13057/biodiv/d240741.

Kambey AD, Bataragoa NE, Wantasen AS. 2017. Kajian Penempatan Terumbu Buatan Dari Bahan Bambu ‘Bamboreef’ Di Perairan Malalayang Dua Kecamatan Malalayang Kota Manado. Jurnal Ilmiah Platax, 5(1): 43-48.

KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan). 2015. Per Men KP 2/2015: Larangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela (Trawls) Dan Pukat Tarik (Seine Nets) Di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.

KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan). 2022. Kep Men KP 19/2022:Tentang estimasi potensi sumber daya ikan, jumlah tangkapan yang diperbolehkan, dan tingkat pemanfaatan sumber daya ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.

Mahyam AA, Sollahuddin MI, Jamaludin AR, Ibrahim. 2004. A Guide To Make And Set Durable Artificial Reef Fish Aggregating Devices (ARFADs) For Coastal Areas. Southeast Asian Fisheries Development Center (SEAFDEC) / Marine Fishery Resources Development and Management Department (MFRDMD). 50p

Muhaimin, Rumkel N, Karianga H, Adhyaksa A. 2023. Peningkatan Pemahaman Masyarakat Tentang Teknologi, Administrasi di Padukuhan Pledesan. Khairun Journal of Advocacy and Legal Services, 1(2): 65–70.

Rahayu M, Rizal M, Hafinuddin, Bahri S, Khairi I, Fuadi A, Zakaria M, Sarong MA. 2023. Analisis Indeks Keragaman Hasil Tangkapan pada Rumpon Berbasis Sumberdaya Lokal di Perairan Kuala Daya Kabupaten Aceh Jaya. Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik, 7(2): 175–190. https://doi.org/10.46252/jsai-fpik-unipa.2023.vol.7.no.2.303.

Ramdhani NM, Sondita F, Nurani TW. 2022. Strategies to Develop Catch Quota Monitoring System in Indonesian Fisheries. Marine Fisheries, 13(1): 15–29. www.ccsbt.org.

Ridho MR, Patriono E. 2017. Keanekaragaman Jenis Ikan di Estuaria Sungai Musi, Pesisir Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Penelitian Sains, 19(1): 45-56.

Riyadi A. 2010. Penerapan Terumbu Karang Buatan (rumpon) Di Perairan Kutai Kartanegara Kalimantan Timur. Jurnal Hidrosfir Indonesia, 5(2): 63–71.

Rizal M. 2017. Light Emitting Diode (LED) Hijau dan Pengaruhnya Terhadap Pengurangan Bycatch pada Perikanan Gillnet di Perairan Paloh. Marine Fisheries, 8(1): 73–86.

Rumpa A, Najamuddin, Safruddin, Hajar MAI. 2022. Studying the relationship of immersion duration and the characteristics of natural materials FAD to fish aggregation in the sea. Biodiversitas, 23(10): 5481–5490. https://doi.org/10.13057/biodiv/d231060.

Simbolon D. 2019. Daerah Penangkapan Ikan: Perencanaan, Degradasi dan Pengelolaan. Bogor. IPB Press. 246p

Sudarmo AP, Baskoro MS, Wiryawan B, Monintja DR. 2013. Perikanan Skala Kecil : Proses Pegambilan Keputusan Nelayan Dalam kaitanya Dengan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penangkapan Ikan. Marine Fisheries, 4(2):195–200.

Sudrajat D, Baskoro MS, Zulkarnaian, Yusfidayani R. 2019. Asosiasi Ikan Karang Pada Atraktor Cumi-Cumi Berbahan Pipa PVC. Jurnal Kelautan Nasional, 14(2): 113–124. https://doi.org/10.15578/jkn.v14i2.7234.

Sulisyati R, Tarigan SAR. 2021. Mewujudkan wisata berkelanjutan di Taman Nasional

Karimunjawa. Journal of Empowerment Community and Education, 1(3): 235–

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R &D. Bandung. Alfabeta. 334p

Syah A, Fitrisia A. 2021. Perpindahan Mata Pencaharian Masyarakat Nelayan di Pesisir Pantai Maligi Tahun 2010-2017. Jurnal Kronologi, 3(1): 252–262. https://doi.org/10.24036/jk.v3i1.113.

Tahapary J, Marasabessy F. 2023. Tropik Level Ikan Karang Di Rumah Ikan. Jurnal Perikanan Kamasan, 3(2): 92–99.

Yanuar A, Aunurohim. 2015. Komunitas Ikan Karang pada Tiga Model Terumbu (Articifial Reef) di Perairan Pasir Putih Situbondo Jawa Timur. Jurnal Sains dan Seni, 4(1):45-56




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/psnp.20203

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

ISSN: 2964-8408

No URL