KERAGAMAN GENETIK INDUK IKAN KERAPU KENTANG, Epinephelus tukula DENGAN PENANDA RESTRICTION FRAGMENT LENGTH POLYMORPHISM (RFLP) DAN SIMPLE SEQUENCE REPEATS (SSR)

Sari B. Moria Sembiring, Ida Komang Wardana, Suko Ismi, Jhon Harianto Hutapea, Haryanti Haryanti

Abstract


Ikan kerapu kentang, Epinephelus tukula merupakan komoditi prospektif yang dapat dikembangkan untuk diversifikasi penyediaan benih kerapu yang dibudidayakan. Dalam managemen hatchery, keragaan genetik induk perlu diketahui..Analisa keragaman genetik induk ikan kerapu kentang, Epinephelus tukula telah dilakukan di Laboratorium Bioteknologi, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut Gondol, Bali dengan penanda molekular RFLP dan SSR. Panjang daerah mt-DNA Cyt-b ikan kerapu kentang sebesar 460 bp. Hasil yang diperoleh menunjukkan ada satu komposit haplotype terdeteksi dengan menggunakan 3 enzim restriksi yaitu Hae III, Nla IV dan CviKI-1 pada sekuens Cyt-b. Sementara , pada penanda SSR, ada dualokus (EM-07 dan EM-08 ) yang dapat mengamplifikasi template DNA kerapu kentang, sedangkan lokus EM-10 tidak mengamplifikasi. Dari analisis genotip, menunjukkan bahwa lokus EM-07 dan EM-08 bersifat monomorfisme.Berdasarkan hasil análisis dari kedua penanda molekular tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat keragaman genetik diantara individu pada populasi induk ikan kerapu kentang yang dipelihara.Untuk memperbaiki keragaman genetik populasi induk kerapu kentang tersebut, maka diperlukan penambahan induk dari hasil tangkapan alam.


Keywords


keragaman; genetik; RFLP; SSR; kerapu kentang

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Prosiding Forum Inovasi Teknologi Akuakultur by is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats