PRODUKSI BENIH ABALON (Haliotis squamata) TURUNAN F2 DI HATCHERI

Gusti Ngurah Permana, Ibnu Rusdi, Bambang Susanto, Fitriyah Khusnul Khotimah

Abstract


Penelitian abalon mempunyai target utama mendapatkan teknik rekayasa genetik yang sesuai dan aplikatif sehingga dapat dihasilkan benih secara masal dan berkualitas. Salah satu kendala dalam budidaya abalone adalah pertumbuhan abalone yang relatif lambat. Program manipulasi genetik dengan seleksi merupakan salah satu solusi yang dapat dilakukan. Perbaikan teknik pemijahan buatan dan pemeliharaan larva hingga juvenil serta tumbuh cepat sudah dilakukan, namun dalam upaya mendukung perakitan strain baru perlu diinisiasi rekayasa genetika dengan memproduksi turunan ke-2 (F2) terseleksi. Hasil yang diperoleh dar i penelitian ini adalah produksi benih F2 hasil seleksi sudah dapat dilakukan, meskipun pola pertumbuhannya secara signifikan belum dapat terlihat sampai berumur 4 bulan. Peningkatkan produksi benih yang mempunyai performa lebih baik diharapkan dapat mendukung kegiatan budidaya abalon yang berkelanjutan.


Keywords


abalon; benih; rekayasa genetik

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Prosiding Forum Inovasi Teknologi Akuakultur by is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats