ANALISIS KEBERLANJUTAN KAWASAN KONSERVASI IKAN ENDEMIK TEMPALAK MIRAH (Betta burdigala) PASCA DITETAPKAN SEBAGAI KEKAYAAN INTELEKTUAL KOMUNAL KABUPATEN BANGKA SELATAN

Luhung Amin Firdaus, Kasful Anwar, Wahyu Adi

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi keberlanjutan kawasan konservasi ikan endemik Tempalak Mirah (Betta burdigala) pasca penetapannya sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) di Kabupaten Bangka Selatan. Evaluasi menggunakan pendekatan Rapfish pada lima dimensi yaitu, ekologi, sosial, ekonomi, kelembagaan, dan kebijakan. Hasilnya menunjukkan seluruh dimensi berada pada kategori cukup berkelanjutan dengan nilai 59,55–69,84. Hasil Monte Carlo memiliki selisih kecil (1,07–2,22) yang menunjukkan bahwa model stabil dan tidak sensitif terhadap kesalahan acak. Nilai R² tinggi (0,9735–0,9747) memperkuat reliabilitas pemetaan MDS dan stress rendah (0,116–0,118) mengonfirmasi kualitas konfigurasi MDS. Analisis leverage menunjukkan sejumlah atribut sensitif dan berpengaruh terhadap peningkatan status keberlanjutan kawasan konservasi Tempalak Mirah. Nilai rata-rata leverage menunjukkan seluruh aspek memerlukan prioritas pembenahan agar pengelolaan kasawan konservasi tetap adaptif pasca penetapan sebagai KIK. Secara keseluruhan, kawasan konservasi Tempalak Mirah memiliki potensi keberlanjutan yang cukup, namun masih memerlukan dukungan regulasi, kelembagaan, serta pengelolaan ekologi dan sosial yang lebih terintegrasi demi memastikan perlindungan plasma nutfah endemik Bangka Selatan.


Keywords


Tempalak Mirah; keberlanjutan; Rapfish; Kekayaan Intelektual Komunal; konservasi; Bangka Selatan

Full Text:

PDF

References


Abdullah, A., Nur, F., & Samad, M. (2021). Dinamika Sosial Masyarakat Pesisir dalam Pengelolaan Sumber Daya Perikanan Berkelanjutan. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 16(2), 145–158.

Alder, J., Pitcher, T. J., Preikshot, D., Kaschner, K., & Ferriss, B. (2016). Rapfish: Rapid Appraisal for Fisheries and Aquaculture. Fisheries Centre Research Reports, University of British Columbia.

Alvarez, J., Ferreira, M. T., & Teixeira, A. (2013). Multimetric biological indices for ecological assessment of freshwater habitats: A quantitative evaluation approach. Ecological Indicators, 34, 89–99.

Anggoro, W., Pratama, R., & Lestari, S. (2022). Community ecological knowledge and conservation challenges in protected freshwater ecosystems. Journal of Environmental Management, 315, 115–128.

Aprianto, D., Sari, R. P., & Nugroho, T. (2021). Application of Rapfish for sustainability assessment in coastal resource management. Marine Policy, 131, 104–118.

Denaro, M. G., Rossi, A., & Fazio, F. (2022). Conservation importance of endemic freshwater Betta species in peat swamp ecosystems. Aquatic Conservation: Marine and Freshwater Ecosystems, 32(4), 742–755.

Fauzi, A., & Anna, S. (2019). Modul Analisis Keberlanjutan Menggunakan Pendekatan Rapfish dan MDS. Institut Pertanian Bogor Press.

Hausner, V. H., Brown, G., & Lægreid, E. (2021). Public–private collaboration and adaptive governance in community-based conservation. Environmental Science & Policy, 124, 253–264.

Hidayat, R., Syamsudin, A., & Putra, R. (2021). Model konservasi berbasis ekonomi lokal untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Jurnal Ekonomi Sumberdaya Perairan, 6(2), 112–123.

Karim, M., & Dewi, N. (2019). Analisis Ekonomi Perikanan Pesisir dan Faktor yang Mempengaruhi Keberlanjutannya. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 20(3), 245–257.

Kavanagh, P., & Pitcher, T. J. (2016). Implementing Microsoft Excel Software for Rapfish: A Technique for the Rapid Appraisal of Fisheries Status. Fisheries Centre Research Reports, University of British Columbia.

Lestari, S., Andini, P., & Wibowo, T. (2022). Evaluasi peran kelembagaan dalam pengelolaan konservasi spesies endemik perairan darat. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 12(3), 241–252.

Mansur, A., Fahmi, F., & Yuliana, D. (2021). Stakeholder perception and multidimensional sustainability assessment of protected areas using Rapfish. Ecological Indicators, 127, 107–121.

Massiri, A., Lubis, R., & Pradana, Y. (2024). Institutional capacity strengthening and community-based conservation outcomes in peat swamp ecosystems. Journal of Sustainable Environmental Management, 18(2), 45–59.

Mutmainnah, M., Rahman, H., & Lestari, S. (2022). Peran Kelembagaan Lokal dalam Mendukung Keberlanjutan Pengelolaan Sumber Daya Perikanan di Wilayah Pesisir. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 12(1), 85–96.

Nurhayati, I., Sari, D., & Putra, A. (2020). Sensitivitas Dimensi Ekologi terhadap Tekanan Lingkungan dalam Pengelolaan Sumber Daya Perikanan. Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan, 12(2), 101–112.

O’Garra, T., Bennett, A., & Marshall, N. (2025). Counterfactual impact evaluation for conservation policy effectiveness: Integrating causal inference in biodiversity governance. Conservation Science and Practice, 7(1), 115–128.

Pitcher, T. J., & Preikshot, D. (2017). Rapfish Model for Evaluation of Fisheries Sustainability: Recent Developments and Applications. Marine Policy, 84, 1–10.

Pranowo, W. S., Hartoko, A., & Wiyono, E. S. (2018). Pendekatan Multidimensional Scaling (MDS) dalam Analisis Keberlanjutan Pengelolaan Perikanan di Indonesia. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 10(2), 431–445.

Rahman, A., Susanto, D., & Ma’ruf, F. (2023). Inovasi budidaya ikan hias endemik berbasis konservasi: Studi kasus komunitas lokal di Bangka. Jurnal Akuakultur Indonesia, 18(1), 55–67.

Rakhman, A., Yuliana, R., & Prasetyo, T. (2020). Efektivitas Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Perikanan dalam Mewujudkan Keberlanjutan. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia, 12(1), 55–67.

Rakhmawati, N., & Yulianto, T. (2020). Analisis Keberlanjutan Sumber Daya Perikanan Berbasis Rapfish pada Kawasan Pesisir. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 10(3), 462–474.

Rao, K., Shivakumar, S., & Kerr, J. (2014). Institutional capacity and community participation in biodiversity conservation programs. World Development, 65, 123–135.

Rini, M., & Prabowo, G. (2021). Dampak aktivitas penambangan dan degradasi habitat terhadap kelangsungan ikan endemik perairan gambut. Jurnal Ekologi Perairan, 15(2), 97–109.

Russo, S., & Darmohraj, A. (2016). Livelihood diversification and benefit-sharing mechanisms in community conservation partnerships. Conservation & Society, 14(3), 201–214.

Sari, L., & Maulana, R. (2022). Peran partisipasi masyarakat dalam konservasi spesies endemik perairan: Studi di kawasan rawa gambut Sumatera. Jurnal Sosial dan Lingkungan, 7(1), 33–45.

Susanto, H., & Hasan, Z. (2021). Evaluasi Keberlanjutan Kawasan Konservasi Perairan Menggunakan Metode MDS–Rapfish. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia, 13(2), 77–89.

Wibowo, A., & Dewanti, L. (2022). Aplikasi Pendekatan Multidimensional Scaling dalam Menilai Keberlanjutan Ekosistem Perairan. Jurnal Ekologi Perairan, 5(1), 22–34.

Yaseen, Z. M., Kisi, O., & Demir, V. (2020). Integrated biological monitoring and multimetric indices for assessing freshwater ecosystem health. Environmental Monitoring and Assessment, 192(4), 211–224.

Yulianto, B., Fadhilah, S., & Ramadhan, A. (2023). Efektivitas kebijakan konservasi spesies akuatik: Tantangan koordinasi dan pengawasan lintas sektor. Jurnal Kebijakan Kelautan dan Perikanan, 14(2), 88–102.

Yusuf, M., & Rahman, A. (2021). Analisis Keberlanjutan Pengelolaan Sumber Daya Ikan pada Kawasan Perairan Tropis Menggunakan Metode Rapfish. Jurnal Akuakultur dan Pengelolaan Perairan, 9(2), 145–156.

Zhang, L., Chen, X., & Wu, Z. (2021). Multidimensional scaling approach for sustainability evaluation of natural resource systems: A Rapfish-based analysis. Ecological Modelling, 453, 109–121.




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/bjsj.v7i2.18532

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




Creative Commons License
Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats
ISSN Print: 1978-032X, ISSN Online: 2716-2554

POLITEKNIK AHLI USAHA PERIKANAN
BADAN RISET DAN SUMBER DAYA MANUSIA KELAUTAN DAN PERIKANAN
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

View My Stats

 Index by


 

Location: