Kajian Pertumbuhan Rumput Laut (Gracilaria Verrucosa) Sumber Bibit Generatif Di Tambak Dengan Bobot Bibit Yang Berbeda Menggunakan Metode Tali Vertikal

Ruslaini Ruslaini, Abdul Muis Balubi, La Ode Aslin, Aqriel Alil Amri

Abstract


Rumput laut merupakan salah satu komuditas potensial di Indonesia yang digunakan sebagai bahan baku berbagai industri. Gracilaria verrucosa merupakan salah rumput laut jenis alga merah genus Gracilaricae (Rhodophyta) yang cukup melimpah secara alimiah di laut tropis maupun subtropis. Bibit rumput laut secara generatif diperoleh melaluai reproduksi seksual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bobot bibit awal yang berbeda terhadap pertumbuhan G. verrucosa menggunakan sumber bibit generatif yang dibudidayakan di tambak dengan metode tali vertikal. Penelitian ini menggunakan 3 perlakuan dan 9 kali pengulangan dengan bobot 25 g (perlakuan A), bobot 50 g (perlakuan B), bobot 75 g (perlakuan C) sehingga diperoleh 27 unit percobaan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Rata-rata pertumbuhan mutlak tertinggi pada perlakuan C 584.44 g, kemudian perlakuan B 580,74 g dan yang terendah pada perlakuan A 420,56 g. Perbedaan bobot awal memberikan pengaruh yang signifikan, dimana pertumbuhan rumput laut G. verrucosa tertinggi terdapat pada perlakuan C (bobot 75 g). Laju pertumbuhan spesifik rumput laut tertinggi terdapat pada perlakuan C (bobot 75 g) 4,93%, kemudian B (bobot 50 g) 4,84%, dan yang terendah terdapat pada perlakuan A (bobot 25 g) 3,71%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bobot awal yang baik untuk budidya rumput laut G. verrucosa adalah 75 g.


Keywords


rumput laut G. verrucosa, pertumbuhan; bibit generatif; bobot bibit yang berbeda; metode tali vertikal

Full Text:

PDF

References


Akbarurrasyid. M. 2021. Teknologi Budidaya Rumput Laut Gracilaria verrucosa Menggunakan Kantong Jaring Bersusun Dengan Bobot Awal Bibit Berbeda. Maspari Journal: Mariner Science Research. No 13 (12). Hal 115-128.

Amalia. D. R. N. 2013. Efektif Temperatur Terhadap Pertumbuhan Glacilaria verrucosa. Skripsi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Jember.

Anggadiredja, J. T. 2011. Laporan Forum Rumput Laut. Pusat Riset Pengolahan Produk dan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan. Jakarta.

Anggadiredja, J. T. 2014. Potential And Prospect Ofindonesia Seaweed Industry Development.The Indonesia Agency For The Assessment Andapplication Of Technology. Indonesia Seaweed Society. Jakarta.

Anton. 2017. Pertumbuhan Dan Kandungan Agar Rumput Laut (Gracilaria sp) Pada Beberapa Tingkat Salinitas. Jurnal Airaha, 6 (2).

Asni.A. 2015. Analisis Produksi Rumput Laut (Kappaphycus Alvarezii) Berdasarkan Musim Dan Jarak Lokasi Budidaya Di Perairan Kabupaten Bantaeng. Vol.6, No.2

Azizah. M. N. 2018. Pengaruh Jarak Tanam Bibit Yang Berbeda Terhadap Kandungan Agar Rumput Laut (Gracilaria verrucosa) Menggunakan Metode Longline di Tambak. Jurnal Media Akuatika. 3(1) : 556-563.

Bauw. Z. 2023. Kajian Pertumbuhan Rumput Laut (G. verrucosa) (Hudson) Papenfuss Di Tambak Dengan Bobot Bibit Awal Yang Berbeda Menggunakan Metode Tali Vertikal. Skripsi. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Halu Oleo.

Budiyani. F. B. 2012. Pengaruh Penambahan Nitrogen Dengan Konsentrasi Yang Berbeda Terhadap Laju Pertumbuhan Rumput Laut Caulerpa Racemosa. Journal Of Marine Research. Vol 1(1) 10-18.

Cyntya. V. A. 2018. Pertumbuhan Rumput Laut Gracilaria sp. Dengan Rasio N:P Yang Berbeda. Journal of Tropical Marine Science. Vol 1. No 1.

Darhin. F. I. 2023. Pengaruh Kedalaman Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut (Gracilaria verrucosa) Yang Dipelihara Di Tambak Kelurahan Tandebura Kecamatan Watubangga Kabupaten Kolaka. Skrips. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Halu Oleo.

Fandi. P. P. 2014. Perbedaan Pertumbuhan Rumput Laut Garcilaria sp Dengan Metode Tebar dan Metode Longline di Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidiarjo. Praktek Kerja Lapang. Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan. Universitas Briwijaya. Malang.

Fanni. N.A., Agung. P.R., Endah. S.P. 2021. Produksi Rumput Laut (Gracilaria verrucosa) Berdasarkan Perbedaan Jarak Tanam Dan Bobot Bibit Di Tambak Desa Tlogosadang, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia . Vol. 26 (2): 177183.

Fauziah. F. 2017. Pertumbuhan Sargasum sp. Pada Tipe Habitat dan Besar Kooloni Berbeda Di Pantai Sakera Bintan. Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan. Universitas Raja Ali Haji. Tanjung Pinang.

Freitas. M. 2021. New Insight On The Sporulation, Germination, and Nutritional Profile Of Gracilaria Gracilis Grown Under Controlled Conditions. Journal Of Marine Science and Engineering.

Gao. T. 2018. Optimization Of Gelatin-Alginate Composite Bioink Printability Using Rheological Parameters: A Sytematicapproach. Pubmed Central.

Hasan, M. R., Sri., dan Restiana. 2015. Pengaruh Bobot Awal Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Gracilaria sp. Yang Dibudidayakan Dengan Metode Longline Di Perairan Tambak Terabrasi Desa Kaliwlingi Kabupaten Brebes. JournaloOf Aquculture Management and Tecnology. Vol 4. No 2.

KKP. 2023. Statistik Indonesia. ISSSN : 0126-2912

Kotta R. 2020. Pertumbuhan Rumput Laut Kappaphycus Alvarezi Menggunakan Metode Budidaya Long Line Pada Kedalaman Berbeda Terhadap Peningkatan Berat Bibit. Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan. 3(1): 46-58.

Kusuma. W. I., Gunawan., dan Rini. 2013. Pengaruh Konsentrasi yang Berbeda Terhadap Mutu Agar Rumput Laut Gracilaria verrucosa.Jjournal of Marine Research.Vol 2. No 2. Hal 120-129.

Maulana. F. W. 2023. Laju Pertumbuhan Rumput Laut Eucheuma cottoni Berdasarkan Perbedaan Kedalaman Dengan Metode Keramba Jaring Apung di Perairan Pulau Lemukutan. Jurnal Perikanan Universitas Gadja Mada. No 2. Hal 23-30 ISSN.

Mapparimeng. 2019. Laju Pertumbuhan Rumput Laut (grasilaria sp) Dengan Pola Rak Bertingkat Di Tambak Kelurahan Sama Taring Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai. Jurnal agrominansia. Vol 4 (1). ISSN.

Masak. P. R.P., dan Nelly. 2018. Penentuan Jarak Tanam Optimal Antara Rumpun Bibit Pada Metode Vertikultur Rumput Laut. Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada. No 20. Hal 23-30 ISSN.

Mei, I. W. 2011. Produksi Gracilaria verrucosa Yang Dibudidayakan Di Tambak Dengan Bobot Bibit Dan Jarak Tanam yang Berbeda. Jurnal Agribisnis. ISSN:1412-3657. Hal 57-62.

Mulyaningrum. S. R. H., Andi., dan Emma. 2015. Pertumbuhan adan Perkembangan Eksplan Rumput Laut Gracilaria verrucosa dan Gracilaria gigas pada Aklimatisasi di Tambak. Ilmu Kelautan. Vol 20 (3). Hal 135-142.

Mulyaningrum. S. R. H., Andi., Hidayat., dan Erfan. 2019. Peremajaan Bibit Gracilaria verrucosa Hasil Kultur Jaringan Melalui Seleksi Massa. Jurnal Riset Akuakultur. Vol 14 (3). Hal 153-162.

Nikhlani. A, dan Indrati. 2021. Analisa Parameter Fisika dan Kimia Perairan Tihik Tihik Kota Bontang Untuk Budidaya Rumput Laut Kapphaphycus alvarezii. Jurnal Pertanian Terpadu. Jilid 9, Nomor 2.

Nugroho, E., dan Kusnendar. 2015. Agribisnis Rumput Laut. Penebaran Swadaya Grup.

Nur. A. I., Syam. H., dan Patang. 2016. Pengaruh Kualitas Air Terhadap Produksi Rumput Laut (Kapphapycus alvarezii). Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian, 2(1), 27–40.

Pattahiruddin. 2020. Pengaruh Nitrat Substrat Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut Garcilaria verrucosa di Tambak Budidaya Desa Lare-Lare Kabupaten Lueu Sulawesi Selatan. Fisheries Of Wallacea Journal. Vol 1. No 1.

Pong-Masak, P. R. 2010. Panen 10 Kali Lipat Dengan Veltikultur. Majalah Torobos Edisi Juni 2010.

Priono. B., Septyan., dan Irsyaphiani. 2012. Polikultur Rumput Laut (Gracilaria verrucosa) Dengan Bandeng Di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Media Akuakultur. Vol 7. No 1.

Rahim. A. R. 2012. Pertumbuhan dan Kadar Rumput Laut G. verrucosa yang Dipupuk Dengan Vermicompost. Tesis. Universitas Hasanuddin. Makassar.

Rohman. A., Restiana. W., dan Sri. R. 2018. Penentuan Kesesuaian Wilayah Pesisir Muara Gembong, Kabupaten Bekasi Untuk Lokasi Pengembangan Budidaya Rumput Laut Dengan Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (Sig). Jurnal Sains Akuakultur Tropis. Vol 1:73-82

Rukmi. A. S., Sunaryo., dan Ali. 2012. Sistem Budidaya Rumput Laut Gracilaria verrucosa di Pertambakan dengan Perbedaan Waktu Perendaman di Dalam Larutan NPK. Journal of Marine Research . Vol 1 .

Rupa. M. F. 2016. Pengaruh Metode Penanaman yang Berbeda Terhadap Kandungan Agar-Agar Pada Budidya G. verrucosa di Kecamatan Galis Kabupaten Pemekasan Madura. Skripsi. Universitas Nrawijaya. Malang.

Ruslaini. 2017. Kajian Kualitas Air Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut (Gracilaria verrucosa) Di Tambak Dengan Metode Veltikultur. Jurnal Ilmu Perikanan. Vol 6. No 1.

Sabarno. A., Rahmat, S. P., Abdul, R., dan Agus, K. 2018. Pengaruh Bobot Bibit Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Rumput Laut Gracilaria verrucosa Menggunakan Metode long line Ditambak. Media Akuatik, vol. 3, No. 2, 607-616.

Sibau. A. 2020. Pemanfaatan Rumput Laut Gracilaria sp Sebagai Pakan Buatan Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Nila (Oreocrhomis niloticus). Skripsi. Universitas Bosowa. Makassar.

Soelistyowati. D.T., Ida., dan Wiyato. W. 2014. Morfologi Gracilaria sp. yang dibudidaya di Kolam Air Payau Desa Pantai Sederhana, Muara Gembong. Jurnal Akuakultur Indonesia . 13 (1), 94–104.

Waluyo. W., Aef. P., Norma., A. F., dan Angky. S. 2019. Analisis kualitas rumput laut (Gracilaria verrucosa) Di Tambak Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Vol.10, No.1

Widiastuti. I. M. 2011. Produksi G. verrucosa Yang Dibudidayakan Di Tambak Dengan Berat Bibit Dan Jarak Tanam Yang Berbeda. Jurnal Agrisains. 12(1) : 57-62.

Widowati. L. L., Sri., Tristiana., dan Restiana. 2015. Efesiensi Produksi Rumput Laut E. cotonii.Dengan Metode Budidaya Long Line Vertikal Sebagai Alternatif Pemanfaatan Kolom Air. Jurnal Saintek Perikanan. Vol 11. No 1. Hal 47-56.

Yasin. I. Y., Yuniarti., dan Siti. 2013. Pengaruh Perbedaan Salinitas Terhadap Pelepasan Karpospora Alga Gracilaria salicornia. Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan. Vol 1. No 1.

Yuliana. E. 2022. Pertumbuhan dan Kualitas Rumput Laut G. verrucosa Dengan Jarak Ikatan Berbeda di Tambak Udang Supra Intensif. Skripsi. Program Studi Budidaya Perairan. Universitas Hasanuddin Makassar.




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/psnp.18629

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

ISSN: 2964-8408

No URL