ANALISIS PENGOLAHAN UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) Peeled Deveined (PD) SKALA PRODUKSI UNTUK TUJUAN EKSPOR

Tari Kustiyani KUSTIYANI

Abstract


ABSTRAK

Tujuan penelitian untuk menganalisis proses pengolahan udang vanamei kupas mentah beku meliputi kesesuaian tahapan proses pengolahan, kesesuaian penerapan rantai dingin, pengujian mutu bahan baku serta produk akhir, analisis rendemen, dan produktivitas tenaga kerja.  Metode pengambilan data yaitu data primer data sekunder. Data di analisis secara deskriptif dan dibandingkan dengan pustaka yang relevan. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses pengolahan udang vanamei kupas mentah beku telah dilakukan sesuai dengan SNI 3457:2021. Rantai dingin telah diterapkan dengan baik mulai dari penerimaan bahan baku sampai tahap pemuatan. Suhu selama pengolahan berkisaran antara 3,47oC sampai 5,39oC, dan suhu udang vanamei kupas mentah beku berkisaran antara -18,240C sampai -18,76oC, suhu selama pengolahan telah sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam standar perusahaan yaitu maksimal 7oC pada udang segar dan maksimal -18oC pada produk udang beku. Organoleptik bahan baku yang diterima berkisaran antara  baik organoleptik bahan baku udang segar maupun nilai organoleptik produk akhir udang vanamei kupas mentah beku telah memenuhi standar mutu udang  sesuai dengan SNI 2728:2018 dan SNI 3457:2021. Uji mikrobiologi menujukan bahwa TPC 5,5x104 CFU/g, Coliform 8,0x101 CFU/g, E.coli <3,0 MPN/g, S. aureus  <100 CFU/g, Salmonella negatif, vibrio spp 7,0x102 CFU/g, V. cholerae dan V. parahaemolyticus negatif, hasil pengujian ini masih sesuai dengan standar perusahaan. Dalam bahan baku maupun produk akhir tidak ditemukan jenis antibiotik Chloramphenicol dan Furazolidone. Rendemen rata rata pada tahap pemotongan kepala sudah sesuai standar yaitu (68-69%) dan rendemen pengupasan kulit serta cungkit usus yaitu (82-84%). Produktivitas karyawan pada tahap pemotongan kepala size (32-38) adalah 53,27kg/jam/orang, size (61-68) 32,10kg/jam/orang, size (83-89) 27,85kg/jam/orang dan size (90-103)  21,43kg/jam/orang, dan pada tahap kupas kulit dan cungkit usus size (61-70)  adalah 5,98 kg/jam/orang.

Kata kunci: pengolahan udang, suhu, mutu, rendemen, produktivitas.

ABSTRACT

This research analyzes the processing of frozen raw peeled vannamei shrimp, including the conformity of the processing stages, the implementation of the cold chain, quality testing of raw materials and final products, yield analysis, and labor productivity. Data were collected from both primary and secondary sources and analyzed descriptively by comparing them with relevant literature. The results showed that the processing of frozen raw peeled vannamei shrimp was carried out in accordance with SNI 3457:2021. The cold chain system was properly implemented, starting from receiving the raw materials to the loading stage. The temperature during processing ranged from 3.47°C to 5.39°C, while the temperature of the frozen shrimp products ranged from -18.24°C to -18.76°C. These temperatures met the company’s requirements, with a maximum of 7°C for fresh shrimp and -18°C for frozen shrimp products. The organoleptic value of the raw materials ranged from 8.41 ≤ µ ≤ 9.02, and the final products ranged from 8.45 ≤ µ ≤ 9.03. Both met the shrimp quality standards in accordance with SNI 2728:2018 and SNI 3457:2021. Microbiological testing showed that the Total Plate Count (TPC) was 5.5×10⁴ CFU/g, Coliform was 8.0×10¹ CFU/g, E. coli was <3.0 MPN/g, S. aureus was <100 CFU/g, Salmonella was negative, Vibrio spp was 7.0×10² CFU/g, and V. cholerae and V. parahaemolyticus was negative. All of these results were met within the company standards. No antibiotics chloramphenicol or furazolidone were detected, either in the raw materials or in the final products. The average yield at the deheading stage met the standard (68–69%), while the yield for peeling and deveining ranged from (82–84%). Employee productivity at the deheading was 53.27 kg/hour/person for size (32–38), 32.10 kg/hour/person for size (61–68), 27.85 kg/hour/person for size (83–89), and 21.43 kg/hour/person for size (90–103). At the peeling and deveining stage, productivity for size (61–70) was 5.98 kg/hour/person.

Keywords: Shrimp processing, , temperature, quality, yield,  productivity.


Full Text:

PDF

References


Alghifari, D., Kuswandi, B., & Pratoko, D. K. (2017). Pengembangan Sensor Kloramfenikol Berbasis Imobilisasi Bovine Serum Albumin (Bsa) Pada Selulosa Asetat Dengan Metode Spektroflorometri (The Development Of Chloramphenicol Sensor Based On Bovine Serum Albumin (Bsa) Immobilization On Cellulose Acetate Using. Pustaka Kesehatan, 5(1), 40–45.

Ashari, U., Sahara, S., & Hartoyo, S. (2016). Daya Saing Udang Segar Dan Udang Beku Indonesia Di Negara Tujuan Ekspor Utama. Jurnal Manajemen Dan Agribisnis, 13(1), 1–13. Https://Doi.Org/10.17358/Jma.13.1.1

Handoko, Y. P., Siregar, R. R., Melfina, V., & Siregar, A. N. (2024). Kajian Mutu Dan Karakteristik Pengolahan Peeled Tail On (Pto) Stretched Udang Vannamei (Litopenaeus Vannamei). Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam, 6(1), 23. Https://Doi.Org/10.15578/Bjsj.V6i1.13221

Ihsan, B., & Pi, S. (2021). Dasar-Dasar Mikrobiologi. Insan Cendekia Mandiri.

Masengi, S., Yuliati H. Sipahutar, & Rahardian, T. (2016). Penerapan Sistem Ketertelusuran (Traceability) Pada Pengolahan Udang Vannamei (Litopenaeus Vannamei) Kupas Mentah Beku (Peeled And Deveined) Di Pt. Dua Putra Utama Makmur, Pati Jawa Tengah. Stp (Teknologi Dan Penelitian Terapan), 1410-7694 Jurnal Stp (Teknologi Dan Penelitian Terapan). No.1, Juni 2016 Penerapan, 201–2011.

Nurdayati Dkk. (2021). Kelayakan Dasar Pengolahan Udang Vannamei (Litopenaeus Vannamei) Nobashi Ebi Basic Feasibility Of Processing Shrimp Vannamei (Litopenaeus Vannamei) Nobashi Ebi. 3(5), 6.

Perceka, M. L., Afifah, R. A., & Ringgo, P. P. (2021). Pengolahan Udang Putih (Litopenaeus Vannamei) Kupas Mentah Beku Di Pt. Xxx, Pontianak-Kalimantan Barat. Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam, 3(2), 83. Https://Doi.Org/10.15578/Bjsj.V3i2.10726

Putrisila, A., & Sipahutar, Y. H. (2021). The Kelayakan Dasar Pengolahan Udang Vannamei (Litopenaeus Vannamei) Nobashi Ebi. Jurnal Airaha, 10(01), 010–023. Https://Doi.Org/10.15578/Ja.V10i01.231

Rohadatul ’Aisy, N. I., & Handoko, Y. P. (2022). Pengolahan Udang Vannamei (Litopenaeus Vannamei) Kupas Mentah Beku Pnd Di Pt. Grahamakmur Ciptapratama, Banyuwangi – Jawa Timur. Aurelia Journal, 4(1), 29. Https://Doi.Org/10.15578/Aj.V4i1.10875

Salampessy, R. B. S., & Setyaningrum, S. (2020). Pengolahan Udang Vannamei (Litopenaeus Vannamei) Kupas Pdto (Peeled Deveined Tail On) Masak Beku Di Pt. Panca Mitra Multi Perdana, Situbondo-Jawa Timur. Jurnal Kelautan Dan Perikanan Terapan (Jkpt), 3(1), 27–36.

Sipahutar, Y. H., Suryanto, M. R., Ramli, H. K., Pratama, R. B., & Irsyad, M. (2020). Laju Melanosis Udang Vanamei (Litopenaeus Vannamei) Pada Tambak Intensif Dan Tambak Tradisional Di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Prosiding Simposium Nasional Vii Kelautan Dan Perikanan 2020, 7(6), 31–42.

Suryanto, M. R. (N.D.). Penerapan Gmp Dan Ssop Pada Pengolahan Udang Putih ( Litopenaeus Vannamei ) Peeled Deveined Tail On ( Pdto ) Masak Beku Di Unit Pengolahan Ikan Banyuwangi.

Suwoyo, H. S., & Mangampa, M. (2016). Teknologi Produksi Intensif Tokolan Udang Windu (Penaeus Monodon Fabr.) Di Tambak Dengan Sistem Aerasi. Media Akuakultur, 3(1), 1. Https://Doi.Org/10.15578/Ma.3.1.2008.1-5

Trianjari, N., Amiruddin, A., & Ardiana, S. (2022). Pengaruh Species Udang Terhadap Rendemen Yang Dihasilkan Headless Dan Peeled Tain On Effect Of Species On Yield Produced On Head Less And Peeled Tain On Shrimp. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian, 8(2), 145. Https://Doi.Org/10.26858/Jptp.V8i2.28054

Utari, S. P. S. D., Samanta, P. N., Riviani, R., & Syafii, A. K. (2024). Mutu Ekspor Udang Vaname (Litopenaeus Vannamei) Beku Bentuk Pnd (Peeled Deveined). Jurnal Perikanan Unram, 13(2), 599–612. Https://Doi.Org/10.29303/Jp.V13i2.549

Wijayanti, P. U. (2016). Pengawasan Bahan Baku Dan Mutu Yang Efektif Guna Mendukung Kelancaran Proses Produksi Pada Pt Alove Bali. 5(1), 1–10.

Wodi, S. I. M., Rieuwpassa, F. J., & Cahyono, E. (2018). Peningkatan Kualitas Hasil Tangkapan Melalui Penerapan Sistem Rantai Dingin Di Kelurahan Santiago. Jurnal Ilmiah Tatengkorang, 2, 70–72.

Yuniarti, T., Sipahutar, Y., Ramli, H. K., & Nio Lita, N. P. S. (2020). Pemanfaatan Ekstrak Buah Mangrove Untuk Menghambat Pembentukan Melanosis Pada Udang Vaname (Litopenaeus Vannamei). Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 23(1), 67–76. Https://Doi.Org/10.17844/Jphpi.V23i1.30862

Zulfikar R. (2016). Jurnal Aprlikasi Teknologi Pangan: Cara Penanganan Yang Baik Pengolahan Produk Hasil Perikanan Berupaudang. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 5(2), 2016. Www.Jatp.Ift.Or.Id.




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/psnp.18783

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

ISSN: 2964-8408

No URL