Kondisi Terumbu Karang di kawasan KALP Pantai Krakas, Lombok Utara

Ofri Johan, Gunardi Kusumah, Ulung J. Wisha

Abstract


Penelitian tentang Keluaran Air Tanah Lepas Pantai (KALP) masih sedikit dilakukan di Indonesia dan saat ini baru pertama kali melihat dampak terhadap ekosistem terumbu karang terutama terkait kondisi karang di lokasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati dampak KALP terhadap kondisi terumbu karang dengan menggunakan metode transek garis sebanyak 3 ulangan dengan panjang 20 m. Transek sabuk berukuran lebar 2 m dan panjang 20 m dengan ulangan sebanyak 3 kali digunakan untuk melihat kelimpahan penyakit karang di lokasi sekitar 1,5 km dari sumber KALP. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan kelompok kategori kondisi karang antara lokasi KALP yaitu lebih rendah dari 50% yang termasuk kondisi jelek (18,18% lokasi 1 dan 45,79% lokasi 2) dengan dominasi tutupan karang mati 30,85% dan patahan karang 10,53%. Pada lokasi 3 yang jauh dari KALP memiliki kondisi karang kategori baik karena memiliki tutupan karang hidup diatas 50% (51,37%). Keberadaan penyakit karang “Yellow Syndrome” dan Black Band Disease tidak ditemukan pada kedua lokasi KALP, namun ditemukan pada lokasi 3 yang jauh dari KALP dengan kelimpahan yang tinggi.


Keywords


Keluaran airtanah lepas pantai; kondisi karang; indikator perubahan; Lombok Utara

Full Text:

PDF

References


Bakti, H., Delinom, R., Dani, D., Hadi, I., & Lubis, R.F. (2011). Model Keluaran Air tanah Lepas Pantai (KALP) di Pesisir Pantai Papak, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat Berdasarkan Data Geolistrik dan Radon. Prosiding Pemaparan Hasil Penelitian Puslit Geoteknologi LIPI. h. 121-126.

Bakti, H., Lubis, F.R., Delinom, R. & Naily, W. (2012). Identifikasi keluaran air tanah lepas pantai (KALP) di pesisir alluvial pantai Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Jurnal Lingkungan dan Bencana Geologi. 3(2):133-149.

Bakti, H., Naily, W., Lubis, R.F., Delinom, R.M., & Sudaryanto. 2014. Penjejak Keluaran Air Tanah Lepas Pantai (KALP) di Pantai Utara Semarang dan Sekitarnya dengan 222Radon. Ris.Geo. Tam 24(1): 43-51. DOI: 10.14203/risetgeotam2014.v24.81.

Berkelmans, B., Jones, A.M. & Schaffelke, B. (2010). Salinity thresholds of Acropora spp. On the Great Barrier Reef. Coral Reefs. DOI 10.1007/s00338-012-0930-z. 8 p.

Burnett, W.C., Aggarwal, P.K., Aureli, A., Bokuniewicz, H., Cable J.E., Charette, M.A., Kontar, E., Krupa, S., Kulkarni, K.M., Loveless, A., Moore, W.S., Oberdorfer, J.A., Oliveira, J., Ozyurt, N, Povinec, P., Privitera, A.M.G., Rajar, R., Ramessur, R.T., Scholten, J., Stieglitz, T., Taniguchi, M. & Turner, J.V., (2006). Quantifying submarine groundwater discharge in the coastal zone via multiple methods, Science of the Total Environment 367 (2006) p. 498–543. Elsevier.

Fabricius, K.E. (2005). Effects of terrestrial runoff on the ecology of corals and coral reefs: review and synthesis. Marine Pollution Bulletin 50, 125e146.

Gomez, E.D. & Yap, H.T. (1984). Monitoring reef condition. Dalam Kenchington R A. and B. Hudson E. T. (ed). Coral reef Management Hand Book. Unesco Regional Office for Science and Technology for South East Asia. Jakarta. 171 p

Johan, O., Bengen, D. B., Zamnin N.P. & Suharsono. (2013). Distribusi dan kelimpahan penyakit karang sbuk hitam secara spasial di Kepulauan Seribu, Jakarta. J. Ris. Akuakultur 8(3):439-451.

Johan, O., Budianto, A. & Sweet, M.J. (2017). Abundance of yellow syndrome in scleractinian corals throught the Bintan district, Kepulauan Riau, Indonesia. Indon. Aquacul. Jour. (In progress).

Jones, A.M. & Berkelmans, R. (2014). Flood impacts in Keppel Bay, Southern Great Barrier Reef in the aftermath of cyclonic rainfall. Plos One. 9(1): 1-11.

Lirman, D. & Fong, P. (1997). Patterns of damage to the branching coral Acropora palmate following hurricane Andrew Damege and survivorship of hurricane-generated asexual recruits. 13(1): 67-72.

Lubis, R.F., Bakti, H. & Suriadarma, A. (2011). Submarine Groundwater Discharge (SGD) in Indonesia. Jurnal RISET Geologi dan Pertambangan. Volume 21 No.1. Pusat Penelitian Geoteknologi–LIPI, Indonesia.

Kerswell, A.P. & Jones, R.J. (2003). Effects of hypo-osmosis on the coral Stylophora pistillata: nature and cause of ‘low-salinity bleaching’ Mar Ecol Prog Ser. 253: 145-154.

Kohler, E.K. & Gill, S.M. (2006). Coral point count with Excel extension (CPCe): a visual basic program for the determination of coral and substrate coverage using randam point count methodology. Coumputers & Geoscience 32: 1259-1269.

Riegl, B.M., Bruckner, A.W., Samimi-Namin, K., & Purkis, S.J. (2012). Disease, harmful algae blooms (HABs) and their effects on Gulft coral populations and communities.18 pp. In: Riegl, B.M., Purkis,S.J. (eds). Coral Reefs of the Gulf: Adaptation to Climatic Extremes, 107 Coral Reefs of the World 3. Springer, Berlin.

Seveso, D., Montano, S., Strona, G., Orlandi, I., Galli, P. & Vai, M. (2013). Exploring the effects salinity changes on the levels of Hsp60 in the tropical coral Seriatopora caliendrum. Marine Environmental Research. 90: 96-103.

Simmons, G. M. (1992). Importance of submarine groundwater discharge (SGWD) and seawater cycling to material flux across sediment water interfaces in marine environments, Marine Ecology Progress Series, Vol. 84: 173-184. Department of Biology, Virginia Polytechnic Institute and State University, Blacksburg, Virginia 24061, USA.

Sihwanto & Iskandar, N. (2000). Konservasi Airtanah Daerah Semarang dan Sekitarnya. Laporan, Direktorat Geologi Tatalingkungan, Dirjen Geologi dan Sumberdaya Mineral, Departemen Pertambangan dan Energi. Bandung (tidak dipublikasikan).

Umezawa, Y., Onodera, S., Ishitobi, T., Hosono, H., Delinom, R., Burnett, W.C. & Taniguchi, M. (2009). Effect of urbanization on the groundwater discharge into Jakarta Bay, Trends and Sustainability of Groundwater in Highly Stressed Aquifers (Proc. of Symposium JS.2 at the Joint IAHS & IAH Convention, Hyderabad, India, September 2009). IAHS Publ. 329, 2009.




DOI: http://dx.doi.org/10.15578/segara.v13i3.6548

Copyright (c) 2018 JURNAL SEGARA


Index By

google scholar google scholar google scholargoogle scholargoogle scholargoogle scholargoogle scholar

View My Stats